Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Kirim Email

Selasa, 30 November 2010

Sebuah Lagu Tentang Burung

Selain "Luka Yang Indah", ada satu lagi lagu yang dibuatkan oleh sahabat Bro Hakim spesial buat saya. Sebuahlagu yang saya juga ikut terlibat dalam pembuatan liriknya, meskipun cuma satu kalimat he.he.he.

"Apa artinya hidup?", itulah sebaris kalimat yang saya pakai sebagai bahan urun lirik dalam lagu berjudul "Nyanyian Burung" ini. Sebuah kalimat sederhana tapi memiliki berjuta makna.

Apa artinya hidup?, saya yakin semua pasti mempunyai jawaban yang berbeda-beda, bahkan mungkin ada juga yang masih belum tahu tujuan dia hidup. Lagu ini mengajak kita untuk sedikit merenungkan kenapa kita harus diciptakan, apa yang harus kita lakukan saat di dunia dan kemana kita setelah meninggalkan dunia ini.

Kenapa mesti pakai filosofi burung?. Yah, karena burung adalah sesuatu yang menarik untuk diomongkan. Kita tahu jika kehidupan burung begitu singkat di dunia ini. lahir, besar, kawin, mempunyai keturunan, tua lantas mati. Namun ditengah rutinitas kehidupannya seekor burung tak pernah lelah untuk menghibur kita tiap pagi lewat kicauannya. Seekor burung juga begitu berjasa sebagai penebar biji-bijian sebagai bakal tunas tumbuhan yang baru.

Semoga kita bisa selalu optimis dalam menjalani kehidupan ini, seperti optimisnya seekor burung yang keluar dari sarang untuk mencari makan buat anak-anaknya. Semoga pula ditengah kesibukan kita masing-masing dalam menjalani kehidupan, kita masih bisa menyempatkan diri untuk menebar biji-biji kasih sayang sekaligus mengicaukan suara kedamaian bagi sesama.

Oh ya, kalau pingin tahu lagunya liat aja dibawah, sekalian saya perkenalkan beberapa Keluarga Tamasya lewat slide video ini. Selamat menikmati dech. Jangan lupa tepuk tangannya ya..
"Lindungi burungmu dari moncong senapanmu"


sumber gambar : clipartheaven.com
Sekilas Pariwara...

33 komentar:

  1. Burung pergi dari sangkarnya karena perut lapar, setelah kembali ke sarangnya sudah kenyanyng.
    begitulah Tuhan membagikan rejeki, tak langsung dilempar ke sarang masing-masing, kita yang harus menjemput rejeki itu.

    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  2. Jangan menunggu, mari kita menjemput rejeki yang sudah disiapkan Allah swt.

    Salam hangat dari Plesiran- blog untuk mempromosikan pariwisata daerah anda secara gratis. Jika artikel dimuat maka pengirimnya akan mendapatkan tapi asih berupa sebuah buku yang menarik dan bermanfaat. Silahkan bergabung dengan Plesiran.
    Terima kasih

    BalasHapus
  3. Pakde Cholik@
    Pagi-pagi sudah ada Pakde nih.. matur nuwun ya pakdhe

    Plesiran@
    oke langsung ke TKP...

    BalasHapus
  4. apalagi burung merpati,
    setia sampai mati,
    merpati tak pernah ingkar janji

    BalasHapus
  5. burungnya indah ya
    burung merpati

    BalasHapus
  6. artikel yang bagus kawan
    met aktifitas aja ya

    BalasHapus
  7. Rama@
    Tapi ada loh lagu yang judulnya "merpati ingkar janji"

    Desy@
    makasih mbak Desy

    Tip Trik Blogger@
    Met aktifitas juga kawan

    BalasHapus
  8. Keren juga filososfinya neh :)

    BalasHapus
  9. hehe asik ni filosifnya :)

    BalasHapus
  10. Erdien@
    Volver@
    ini satu kampung ya kok mirip komennya ha.ha..
    matur nuwun kunjungannya..

    BalasHapus
  11. semua makhluk hidup pd dasarnya sama...so jgn sekali sekali bertindak semena pd sesama mahluk hidup...KUWALAAAAAATTTT....

    BalasHapus
  12. Semoga kita juga jadi makhluk yang bermanfaat

    BalasHapus
  13. anonim@
    wuih.... semangat banget teriak kualat..

    fb@
    semoga...

    BalasHapus
  14. gw kirain nih lagu burung beneran.. isinya ..cuiit..cuiit.. doang.. hehe... kidding gan..

    dah FOLLOW nih dg nm WONG..

    BalasHapus
  15. Banyak hikmah yang bisa diambil dari makhluk2 sekitar kita... Pengen denger lagunya tapi koneksi dudul :D

    Salam kenal ya!

    BalasHapus
  16. Ya, Optimis..!!
    dan jangan pernah berhenti bersabar dan bersyukur, maka kebahagiaan hidup ada dalam genggaman kita.. :)

    salam sahabat mas.. :)

    BalasHapus
  17. Andi wong@
    loh ini burung beneran loh.. matur nuwun follownya ya

    midha@
    cari aja koneksi internet langsung via satelit Pentagon, biar bisa dengerin lagunya ha..haa

    mbak Iyha@
    Salam sahabat juga mbak

    BalasHapus
  18. burungku sudah aman bang, hehe
    salam untuk keluarga tamasya

    BalasHapus
  19. ya makna hidup ini tidak terbatas..

    BalasHapus
  20. Hebat ya bro burung sekarang bisa bernyanyi....:-)

    BalasHapus
  21. besok saya jubga mau nullis soal khidupan..

    BalasHapus
  22. Tunsa@
    oke nanti saya salamkan cak Tunsa.. salam lestari aja ya

    choirunnangim@
    saya tunggu postingnya ya

    eser@
    Burung beo ya..?

    BalasHapus
  23. Baru gue tau... selain jago ternak burung.. awakmu jago filosofi juga ya...wkwkwk Mantaf Postinganya.

    BalasHapus
  24. tonykoes@
    piye masih bisa nepati janji buat enggak makan daging garangan lagi.. awas lo ingkar, nanti aku bikin tulisan loh wkwkwk

    BalasHapus
  25. optimis! itu yang bisa dipetik, btw gimana nih kampanye lingkungannya, tahapan apa sekarang?

    BalasHapus
  26. apa artinya hidup aku juga tak tahu..

    BalasHapus
  27. mas-tony@
    adik masih sibuk benahi sekretariat mas Tony

    Prayogi Jodi Kusuma@
    mungkin lewat ngeblog kamu akan dapatkan jawabannya le

    cak Endoq@
    hoi.. jagung bakar..!!

    BalasHapus
  28. Allah swt sudah menjamin rezeki setiap makhluk NYA.
    seperti burung, yg pergi dr sarangnya dlm keadaan lapar, pulangnya sudah kenyang ......

    Salam

    BalasHapus
  29. Bundadontworry@
    Yupz.. setuju.. masak kita kalah optimis dengan burung?

    BalasHapus
  30. Tulisannya keren2. Asli. Suka.

    BalasHapus
  31. Kalo di Manado ada Lagio Lagu Burung.. Judulnya BURUNG BAJINGAN

    BalasHapus
  32. Kehidupan@
    terima kaciih... :b

    eyilzone@
    masak sih judulnya seperti itu???

    BalasHapus