Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Minggu, 19 Desember 2010

LO

Mungkin ada yang penasaran kenapa posting saya kali ini dikasih judul seperti di atas?. Jawabannya cukup sederhana, karena ini adalah sekelumit cerita tentang seorang pria yang memakai username "lo" di billing warnet saya.

Begini kisahnya..

Hari ini kebetulan saya bertugas jaga warnet mulai pagi hari. Sebenarnya saya kurang suka jika dapat giliran jaga siang hari. Sebagai manusia nokturnal, panas dan kantuklah yang sering saya jadikan alasan untuk menghindari tugas jaga siang. Tapi demi Timnas yang nanti malam akan berlaga, saya rela untuk berjaga siang hari ini.

Pagi tadi warnet tidak terlalu ramai, cuma ada beberapa anak-anak kecil yang menghabiskan hari minggunya dengan bermain di warnet saya. Tak seberapa lama ada seorang pemuda masuk dan mengambil tempat di meja komputer yang tidak bisa diawasi dari meja operator. Seperti biasa tak sedikitpun saya menaruh curiga kepada semua pengunjung yang datang, namun entah kenapa saat itu perasaan saya menjadi kurang sreg dengan kehadiran orang tersebut.

Sambil pura-pura mengambil air minum di kulkas, saya melirik kearah meja orang tersebut. Nampak dia kebingungan saat saya tiba-tiba muncul di hadapannya. Barulah saya tahu ada kejanggalan, jika penutup casing komputer tersebut sudah dalam keadaan terbuka. Wah ini dia maling yang dulu mengambil jerohan komputer di warnet saya?. Begitu pikir saya.

Seketika saya hampiri dia. memberondong dengan pertanyaan sembari menjambak rambutnya. Terus terang, pria tersebut berperawakan lebih gede ketimbang saya, namun saya sudah kalap dan tak mempedulikan dia lebih besar atau tidak dari saya. Saat ditanya dia malah ngotot mengaku sebagai teknisi warnet kepada saya. Suatu dalih yang lucu, karena dia mungkin sudah lupa berbicara dengan siapa. Saya menjadi kalap karena kelihatannya dia mau mencoba melawan saya. Ya terpaksa deh, pria tersebut wajib menerima beberapa tonjokan  ala Oscar de la hoya dari saya.

Segera saya seret dia keluar untuk bertemu dengan majikan saya. Entah sudah beberapa kali jotosan saya melayang membabibuta sekenanya, mulai dari ala Jackie Chan sampai jurus Mat Pelor sudah saya keluarkan. Bahkan sempat saya mengambil botol minuman untuk saya hantamkan, tapi alhamdulillah bos datang dan mencegah niatan saya tersebut.

Sebenarnya saya tidak bermaksud membabi buta kepada pria tersebut. Tapi  saya sudah geram, karena masih saja dia ngeyel tidak mengakui perbuatannya. Bahkan malah bermaksud menyerang saya balik. Beruntung pria itu segera diamankan oleh majikan saya, meski sempat juga saya kasih bonus tambahan.

Buat saudara "lo" maaf saya tidak sedikitpun merasa benci dengan anda. Bahkan saya merasa kasihan dengan anda. Anda berasal dari keluarga terhormat dan beragama tapi kenapa anda tidak menjaga kehormatan keluarga anda?. Apalah arti sebuah memori komputer dibandingkan dengan kekayaan keluarga anda. Sebagai seorang mahasiswa harusnya anda berpikir, jika saja kejahatan yang anda lakukan tadi pagi berhasil. Anda bukan hanya merugikan majikan saya, tapi juga bisa membuat susah orang kecil yang upahnya mungkin jauh-jauh lebih kecil dari uang saku anda.

Semoga anda bisa memaknai jika tonjokan saya tadi bukanlah wujud kebencian dari saya, tapi sebagai pelajaran berharga buat kehidupan anda ke depan.