Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Rabu, 23 Maret 2011

Untuk Brade

Sungguh senang sekali untuk kedua kalinya saya bisa membuat dobel posting disini. Alasannya apa?. Yah karena di tanggal 23 Maret ini saya ingin ikut merayakan kebahagiaan hari ultah dua warga di republik blogger ini.

Seperti biasa kasih kehormatan dulu deh buat yang paling tua untuk di dahulukan hehe. Yang merayakan ultah di hari ini tak lain adalah sahabat atau seseorang yang saya anggap saudara bagi saya. Bro Zabriyansyah Hakim alias Aim atau yang biasa anda kenal dengan Masbro.

Seseorang yang telah mengenalkan saya dengan dunia blogging. Seorang sahabat yang telah pula memberikan saya sebuah semangat hidup bernama "Luka Yang Indah".

Alhamdulilah yo Bro kita masih diberi kesempatan untuk menikmati Toppas filter dan kopi hingga detik ini. Semoga saja sisa hidup kita ke depannya makin nikmat, senikmat rokok yang biasa kita hisap. Semoga pula kita tak merasa lelah untuk membuat sebuah karya yang manis, layaknya kopi manis yang dibuat oleh jemari yang lentik itu.

Nah berhubung Masbro suka sekali ngejreng gitar, sekarang saya juga akan kasih kado dengan menggenjreng gitar mau saya. Kalau biasanya saat Tamasya band manggung saya seringkali menjadi seseorang yang selalu ingin dipenuhi permintaan lagunya untuk dimainkan. Bahkan pernah pula saya membajak Masbro untuk saya gantikan dia menyanyi saat manggung. Nah sekarang kembali saya akan paksa dia untuk mendengarkan saya menyanyi sebagai kado ultah dari saya. poko'e dengerin deh Bro ampe tuntas. Ora peduli modemmu lemot wis hehe.

Lagu ini judulnya "Di Ujung Sadarku". Sedangkan penyanyi aslinya adalah Mas Ustad, yang juga bagian dari keluarga Tamasya seperti saya. Sebuah lagu yang keliatannya pas banget untuk menjadi sebuah bahan perenungan, jika sebuah usia adalah teka-teki. Tak seorang pun di dunia ini yang tahu sampai kapan kredit usianya di dunia ini bakal lunas. Dan sejogjanya hanyalah kebaikan yang harus terus kita berikan saat menjalani lakon di panggung kehidupan ini. Yah semua kebaikan yang bisa menjadi salah satu tiket kita untuk menuju kehidupan hakiki nantinya.