Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Jumat, 29 April 2011

Album Keluarga Tamasya



Hallo apa kabar dulur blogger?. Maaf jika beberapa hari ini saya jarang sliwar sliwer di republik blogger. Maklum nih baru pulang dari Madrid usia mereview pertandingan antara Barca Vs Real Madrid hehehe. Nah sekarang tugas saya adalah kembali mereview sebuah album. Setelah posting kemarin saya memberikan review tentang album Tamasya "Save the Tree #3", sekarang saya akan mereview sebuah album bertajuk "Album Keluarga Tamasya #1".

Album Keluarga Tamasya #1 merupakan kumpulan lagu yang diciptakan oleh Masbro Acacicu dan dinyanyikan oleh beberapa keluarga Tamasya. Proses penggarapan lagunya dilakukan di Garasi record dan semua aransemen musiknya digarap sendiri oleh empunya Garasi record dan sekaligus gitaris Tamasya band yaitu brade Mungki.

Menarik karena beberapa lagunya menceritakan tentang pengalaman nyata penyanyinya. Membanggakan karena meski dengan biaya sendiri, namun bagi kami lagu-lagu tersebut bisa menjadi sebuah investasi kenangan bagi kami di hari tua kelak. Setidaknya kelak di hari tua kita mempunyai sebuah nostalgia, jika di masa muda kami pernah bersama bergandeng tangan berkarya lewat sebuah album bernama keluarga Tamasya #1.


Album ini berisi 13 lagu dan beberapa diantaranya merupakan kisah nyata dari para penyanyinya. Oke deh kita mulai aja dengan lagu pertama yang dinyanyiin oleh Bebeh sang manajer Tamasya. Ada dua lagu yang dinyanyikan yaitu "Bumi Kita Butuh Cinta" dan "Yang Indah". Dari judulnya semua pasti bisa menebak jika track yang pertama di dalam album ini menceritakan tentang kondisi bumi yang membutuhkan cinta dari kita semua. Lagu yang kedua menceritakan tentang sebuah rasa kekaguman seorang lelaki kepada wanita pujaannya.

Masih ingat dengan Sipicu?. Nah lagu "Cinta Yang Seperti Itu" ini yang dijadikan oleh Sipicu dalam cerbungnya di Kecubung. Lagu ini dinyanyikan oleh Ely, nyonya dari Mungki.

Lagu berikutnya merupakan kisah nyata dari Gatot. Jika penasaran dengan "Merpati Ingkar Janji", anda bisa menyimaknya di posting Masbro kemarin. "Gayatriku", lagu ini dinyanyikan oleh Grandong, salah satu keluarga Tamasya dari Mahapala Unej.

Dua lagu berikutnya? hehehe saya jadi malu sendiri mau cerita, karena yang nyanyi saya sendiri nih. "Luka Yang Indah", lagu ini menceritakan sebuah pengalaman hidup seseorang yang mencoba untuk bertahan melawan kepahitan cinta. Mencoba membalik sebuah khianat menjadi sesuatu yang nikmat. Menjawab semua luka lara yang dirasa dengan sebuah karya (ssstt.. ojo rame-rame iki pengalaman pribadi vokalise loh hehe). "Nyanyian Burung", lagu ini bernuansa reggae dan rasanya sangat pas jika dinikmati sembari minum kopi atau sarapan di pagi hari saat bersiap menuju tempat aktifitas. Ada yang penasaran dengan olah vokal dari satpam dunia maya ? hehe. Monggo deh diintip aja disini.

Dua lagu selanjutnya dinyanyikan oleh Manda, keluarga Tamasya paling muda dalam album ini. "Tulus" sebuah lagu tentang keikhlasan kita dalam mencintai seseorang. Juga sebuah lagu yang dipersembahkan untuk ibundanya yang berjudul "Untuk Mama".

Sejenak anda akan dibawa bergoyang dangdut dengan "Melodi Rindu" oleh Pay, salah seorang keluarga Tamasya yang juga satu organisasi dengan saya di pencinta alam. Lagu yang menceritakan tentang emansipasi wanita juga bisa anda dengarkan lewat "Setara Itu Indah" yang dinyanyikan Tita.

Ada yang lagi ulang tahun?. Ehm kayaknya "Di Ujung Sadarku" pas deh jika diselipkan di sela-sela anda melakukan muhassabah saat hari ultah. Lagu terakhir judulnya "Bersama Bersaudara", nuansa persaudaraan terasa kental sekali anda rasakan lewat lagu yang dinyanyikan Yopi ini.

Nah itu tadi sekilas gambaran tentang album Keluarga Tamasya #1. Semoga saja album ini bisa memotivasi teman-teman musisi indie yang lain untuk bisa terus berkarya. Jika kami yang notobene kurang begitu paham dengan musik ini bisa berkarya lewat sebuah lagu, kami yakin anda pun bisa melakukan lebih dari kami.

Kami berharap semoga album ini bisa memberikan senyuman, hiburan dan pesan moral bagi siapa saja yang mendengarnya. Monggo jika ada yang berminat mendapatkan CDnya, bisa menghubungi bu manajer Zuhanna si Apikecil di nomer 085859738999. Harga 35 ribu untuk 2 CD (album Tamasya + Keluarga Tamasya), belum termasuk bea kirim ya.

Sekali lagi kami tak bermaksud menjadikan dunia blogging sebagai kancah pasaran, tapi tentu saja kita butuh asupan energi agar bukan hanya album Keluarga Tamasya jilid satu saja  yang bisa beredar. Tapi masih ada jilid dua, tiga dan seterusnya yang mungkin akan diteruskan oleh keluarga Tamasya yang lain.

Salam hangat dari Jember

Image and video hosting by TinyPic