Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Rabu, 10 Agustus 2011

Sahur..sahur..sahur

Tanpa terasa kita telah menjalani sepertiga pertama di bulan suci ini. Bulannya para pencari Tuhan. Bulan saat pintu ampunan dibuka lebar-lebar bagi siapapun juga yang sungguh-sungguh ingin memasukinya. Menghamparkan kembali lembaran sajadah panjang, yang mungkin sudah lama tak tersentuh di dalam almari pakaian. Membasuh muka dan anggota tubuh yang mungkin telah rindu sejuknya air wudlu'. Ya, itulah Ramadhan. Bulan perlombaan menuju kebaikan. Bulan dimana hanya pejuang sejati yang akan mengangkat trophy kemenangan tinggi-tinggi di lebaran nanti.

Dulur blogger, entah kenapa dini hari ini pikiran saya menerawang suasana Ramadhan beberapa tahun silam. Saat di mana di bulan seperti ini biasanya saya berlagak bak panglima perang yang lengkap dengan senjata meriam. Ya, saya kangen mercon bumbung. Saya kangen keceriaan saat petasan bambu itu dinyalakan. Namun sayang, petasan mambu itu sekarang hanya menjadi cerita masa kecil yang telah lalu. Suara keceriaan itu sekarang telah berganti dengan yang lebih modern, mahal dan memboroskan bagi siapa yang ingin membunyikannya.

Tiada lagi bunyi kentongan patrol yang selalu setia menemani saat sahur tiba. Saat dimana saya sering mendapat siraman air comberan dari tetangga, gara-gara nekat memukul kentongan sebelum waktunya. Ya, sekarang yang ada hanyalah suasana sahur yang begitu sepi. Karena para pemukul kentongan sahur lebih memilih menonton lawakan sahur di televisi.

Mungkin teknologi yang telah merubah suasana itu. Mungkin pula Ramadhan harus mengikuti perkembangan jaman. Tiada lagi suara kentongan agar semua orang terjaga, berganti dengan alarm hape yang katanya tepat guna. Tak perlu lagi menunggu suara tak.tak.tik.tok di luar sana, karena ada si dia yang telah membangunkan di ujung telpon sana. "Abi bangun, udah waktunya sahur nih", Ya sebait kata-kata yang membuat seorang blogger semacam kang Sofyan langsung terjaga. Sebaris SMS mesra yang selalu dinantikan oleh mereka yang sedang dilanda kasmaran.

Alhamdulillah, Ramadhan kali ini terasa begitu spesial bagi saya. Tapi bukan karena mendapat SMS mesra seperti kang Sofyan loh haha. Saya bersyukur karena inilah kali pertama saya menjalankan Ramadhan sebagai seorang blogger. Banyak hikmah yang saya dapatkan di bulan yang penuh barokah ini. Salah satunya adalah ketika sahur tiba. Jika dulu saya cuma bersantap sahur dengan satu macam hidangan yang biasa ibu hidangkan di atas meja. Kali ini begitu banyak hidangan yang bisa saya santap manakala berkunjung ke rumah maya dulur blogger lain sambil menunggu imsyak tiba.

Terima kasih buat dulur blogger yang dengan senang hati mau membuka pintu rumahnya saat sahur tiba. Matur nuwun juga untuk suguhan cerita, ilmu pengetahuan, info yang telah anda berikan hingga saya menjadi kenyang. Sebuah suguhan yang rasanya sama lezat dari hidangan sahur yang saat ini saya santap. Mohon maaf jika di Ramadhan ini saya suka mondar mandir teriak sahur sambil membawa kentongan haha.

Semoga saja tahun depan saya masih bisa bersua dengan Ramadhan. Masih bisa menikmati hidangan sahur yang anda suguhkan. Masih bisa pula membunyikan kentongan sahur di rumah maya anda semua.