Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Selasa, 08 November 2011

Asal Jadi Daging

Pernah di suatu hari saya mendapatkan sebuah tawaran dari seseorang. Rencananya dia mau mengajak saya bisnis chip poker yang saat itu lagi marak-maraknya di daerah saya. Banyaknya orang yang kecanduan dengan game FB ini  membuat permintaan chip pokernya pun meningkat dengan tajam. Sebuah kondisi yang tentunya menggiurkan bagi seorang satpam dunia maya seperti saya.

Tak bisa dipungkiri saya suka permainan Zynga Poker ini. Mungkin dengan sedikit akal-akalan saya pun bisa menjadi seorang bandar chip poker saat itu. Yah, dengan sedikit kecerdikan kemungkinan saya bisa meraup rupiah yang jumlahnya mungkin akan melebihi upah saya setiap bulannya.

Selama tidak ada unsur uang yang dilibatkan, saya rasa Zynga Poker akan tetap menjadi sebuah permainan kesenangan. Namun manakala rupiah ikut bermain dalam permainan spekulasi ini, saya pikir Zynga Poker tak ubahnya dengan judi. Yah, sebuah bentuk judi yang disamarkan lewat permainan di dunia maya.

Saya teringat dengan petuah mbah puteri saya "kerjo iku meski hasile titik, sing penting iso dadi daging". Petuah orang tua yang selalu saya jadikan patokan dalam setiap pekerjaan yang saya lakukan. Ya, materi bukanlah sesuatu yang mutlak kita cari, tapi keberkahan yang harus diutamakan. 

Togel online, judi bola, jackpot, head and tail dan berbagai macam permainan judi samar begitu gampang ditemukan di dunia maya ini. Namun saya lebih memilih mencari tambahan rejeki dengan cara memulung sen demi sen iklan PTC yang saya telateni. Daripada saya menjadi seorang pemuja impian lewat angka-angka penuh spekulan yang berharap kaya dengan secepat instan. Alhamdulilah, saya pun bisa merasakan kebenaran dari petuah mbah puteri tersebut. Sebuah keberkahan dari rejeki yang pernah saya ceritakan disini.

Dulur blogger, banyak cara untuk mengais rejeki di buka bumi ini. Ada dua opsi yang bisa kita pilih sesuai selera kita masing-masing. Hitam atau putih, jujur atau curang, halal atau haram, itulah bandrol yang harus kita pilih dalam mencari  rejeki yang  nanti akan kita makan. Semoga nurani senantiasa membimbing kita untuk memilih makanan yang higienis dari hal-hal yang berbau haram. Yah, sebuah makanan yang apabila kita isikan ke dalam perut akan menjadi sebuah daging penuh keberkahan. Sebab bagaimana kita bisa merasakan sebuah lezatnya makanan yang kita makan, jika di dalamnya bercampur dengan api neraka jahanam?.