Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Minggu, 18 Desember 2011

LOL .. Lozz Ogah Lebay..

Memang benar yang dikatakan orang jika menjadi seorang blogger itu akan membuat kita semakin pinter. Banyak pelajaran, ilmu, kosakata atau istilah-istilah baru yang bisa saya dapatkan. Yang awalnya saya mengira hiatus itu sebagai sebuah kata lain dari rekreasi, akhirnya saya pun bisa tahu jika hiatus itu adalah rehat sejenak dari aktifitas menulis. Saya pun bisa tahu banyak tentang istilah-istilah gaul lain yang biasa dipakai di dunia maya, macam FYI, cekidot, OOT, LOL dan lain sebagainya.

Ada sebuah cerita lucu saat saya menemukan istilah baru bernama LOL. Ceritanya saat itu saya sedang bermain sebuah game online strategi bernama Travian. Yang namanya game online strategi perang tentu saja harus dibutuhkan sebuah strategi jitu. Lobi dan negoisasi dengan pemain lain sangat diperlukan agar desa maya kita aman dari serangan pemain lain. Nah saat itu ada seorang pemain dari India yang mencoba melakukan sebuah negoisasi lewat pesan singkat di akun saya. Awalnya saya menyambut baik pesan perdamaian pemain dengan ID Ramesh tersebut. Namun perdamaian itu tak berlangsung lama gara-gara pesan singkat si Ramesh yang berisi kata-kata LOL.

Jujur kata LOL saat itu adalah kata yang tidak saya sukai. Mungkin karena hampir mirip dengan kata-kata TOLOL, saya pun menganggap pesan singkat itu adalah semacam ejekan pada diri saya. Lalu apa yang terjadi?. Yo wis, genderang perang segera ditabuhkan, karena saya menganggap Ramesh sudah mengusik kedaulatan desa maya saya lewat sebuah ejekan. Hanya dalam hitungan jam desa Ramesh luluh lantak oleh serbuan pasukan maya dari desa saya.

Selang beberapa jam kemudian si Ramesh mengirim pesan singkatnya berisi "Why you destroy my village?". Saya pun menjawab, "because you say to me, LOL". Ramesh kembali menulis pesan singkatnya "LOL??".

Saya pun penasaran mencoba mencari tahu tentang arti dari istilah LOL tersebut. Akhirnya saya pun sadar jika ternyata saya yang telah membuat sebuah kekeliruan konyol terhadap Ramesh. Yah, LOL ternyata tidak seburuk yang ada dalam pikiran saya. LOL yang jika diterjemahkan dalam kamus  bahasa awam berarti NGAKAK, ternyata telah membuat saya bertindak zalim terhadap desa Ramesh hahaha (Lol).

Ada hikmah yang bisa kita ambil dari cerita di atas, jika pemahaman pada sebuah masalah tentu saja amat diperlukan sebelum kita menentukan sikap pada permasalahan tersebut. Keterburu-buruan dalam mengambil sikap tanpa melakukan sebuah ricek seringkali terjadi dalam kehidupan kita. Andai saja saya mencari terlebih dahulu arti dari kata LOL, tentu tak akan pernah ada perang di antara saya dan Ramesh. Yah, karena sebuah ketidaktahuan dan penilaian sepihak membuat saya membuat kesimpulan negatif dan melakukan tindakan ceroboh terhadap Ramesh. Bayangkan andai saja saya dan Ramesh benar-benar seorang presiden dari suatu negara. Enggak lucu kan ada sebuah perang terjadi gara-gara LOL? hehe.

Dulur blogger, dalam beberapa minggu ini ada sebuah blog yang begitu intens menjadikan saya satu paket bersama beberapa blogger lainnya sebagai bahan postingan. Alhamdulillah, ternyata eksistensi seorang tukang sapu warnet ternyata diakui oleh blogger yang secara akademis saya pikir lebih pintar dan dewasa dari saya.

Lantas apakah saya harus menyanggah semua tulisan tentang saya tersebut?. LOL.. Lozz Ogah Lebay..! Saya memilih DIAM..!. Saya tidak akan membuat postingan lebay balik. Lebih baik saya fokus menulis tentang sesuatu yang manfaat, ketimbang saya sibuk mreteli akhlak orang lain. Monggo saya persilakan semua orang menilai saya secara obyektif, wajar dan opo onoke. Tak perlu ada sebuah tulisan jika saya tak akan mendapat rahmat Tuhan dan akan dijauhi orang-orang. Cukup kiranya saya yang akan mendoakan diri saya sendiri agar segera dijauhi orang-orang, manakala saya memang seperti itu adanya.

Saya cuma bdrharap semoga saja tidak ada pihak-pihak yang semakin memperkeruh suasana. Tidak mengeluarkan komentar-komentar tanpa didasari pengetahuan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Tidak melakukan sebuah kecerobohan layaknya saya melakukan tindakan bodoh  karena ketidaktahuan tentang istilah LOL. Nilailah segala sesuatunya dari dua mata sisi. Berkomentarlah tentang diri saya karena anda benar-benar tahu, bukan karena sebuah prasangka atau prinsip katanya. Sebab seorang blogger yang bijak tentu akan mendahulukan nurani, akal dan pikiran sebelum mengeluarkan komentar lewat tulisan. Blogger yang berpikiran dewasa tentunya juga paham kapan waktunya diam dan kapan waktunya  angkat bicara.