Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Sabtu, 09 Juni 2012

Sampean Baca Enggak Tulisan Saya?

Sore kemarin saya tertarik dengan obrolan beberapa dulur blogger di Warung seputar captcha. Apa sih sebenarnya captcha itu? Itu..tuh sejenis makanan, eh kode-kode yang biasanya sengaja atau tanpa sengaja dipasang oleh beberapa blogger untuk menghindari serbuan spam di kotak komen blognya. Kode yang oleh beberapa orang dianggap sebagi sesuatu yang ribet bin mumet. Bahkan ada pula yang menjadikannya sebagai alasan untuk tak berkunjung balik atau berkomentar manakala dia mengunjungi sebuah blog dengan aksesoris captcha atau moderasi di kotak komentarnya.

Menurut saya ada beberapa hal atau alasan yang membuat seorang blogger memasang fitur pengaman bernama captcha atau memoderasi komentar dalam blognya. Alasan pertama  sebagai tameng terakhir untuk menghindari serbuan spam. Mungkin pula artikel dalam blog tersebut bernuansa pro kontra yang mengharuskan seorang blogger memilah mana komen yang pantas untuk dimunculkan atau tidak. Atau bisa jadi blogger tersebut masih belum tahu tentang pengaturan fitur captcha dalam blognya. Saya pun haqul yakin jika tidak ada unsur kesengajaan sedikitpun dari mereka untuk mempersulit para pengunjung blognya.

Dulu saat diawal-awal saya mengenal sebuah aktifitas blogwalking, terus terang saya sedikit ngedumel manakala menjumpai kotak komen yang berhiaskan sebuah captcha. BW pada saat itu  hanya saya maknai  sebatas meninggalkan sebuah jejak bagi blog saya, yang semua itu harus saya bayar lewat sedikit komentar hahahihi pada blog orang lain. Jujur  pada saat itu hanya tebar link saja yang ada dalam pikiran saya. Membaca artikel orang dengan setengah hati, merangkum isi di dalamnya dengan hanya membaca paragraf awal atau penghujung yang kemudian saya komentari sesukanya. Intinya saat blogwalking saya harus menanam sebanyak-banyaknya ranjau kunjungan balik, tanpa terlalu mempedulikan konten yang sedang saya baca. (apa ada yang pernah melakukan ini? hehehe).

Lambat laun saya pun berpikir jika hal itu terus saya lakukan, lalu apa yang saya peroleh dari aktifitas blogwalking tersebut?. Bagi saya blogsphere adalah sebuah universitas dunia maya yang di dalamnya berisi berbagai macam ilmu, pengetahuan, info atau mungkin hiburan. Dan semua itu harus kita cari lalu ambil lewat sebuah aktifitas bernama blogwalking. Lantas bagaimana bisa saya mendapatkan sebuah ilmu jika blogwalking saya terburu-buru bak dikejar hantu?. Bagaimana saya bisa belajar jika saya hanya membaca tulisan-tulisan itu dengan ala kadar?. Kenapa cuma gara-gara sebuah captcha saya harus malas jika tujuan saya ikhlas?.

Bukan berarti saya menganggap komen yang ada di artikel adalah perkara tak penting atau sekedar basa basi. Komentar bagi saya penting, tapi lebih penting lagi bagaimana cara kita saat memperlakukan setiap tulisan yang sedang kita baca. Blogging adalah sebuah aktifitas tulis menulis, dan apresiasi paling tinggi yang bisa kita berikan bagi pelakunya tentu saja dengan membaca tulisannya sepenuh hati. Sedangkan komentar ibarat  sebuah tip atau bonus berupa tepukan hangat/jempol yang kita berikan atas jerih payah mereka dalam menulis. ( ngeklik iklan di blog saya juga termasuk tip loh hihihi.)

Lantas bagaimana pendapat saya soal kotak komen ber-captcha? Hmmm.. piye ya saya mau ngomong. Logikanya gini menulis komentar hanya butuh sedikit prosentase waktu kita ketika berkunjung ke blog lain. Selebihnya tentu saja lebih banyak kita pakai untuk membaca artikel, mencerna, lalu memikirkan komen yang akan kita buat. Nah kalau cuma masalah captcha yang butuh waktu sedikit saja kita merasa terbebani, lalu bagaimana dengan artikel yang tentu saja butuh waktu lebih lama untuk membacanya?. Apa jadinya saat anda mengunjungi blog-blog dengan aliran mblarahisme macam blog saya?. Jangan sampai dong ah kita melakukan perbuatan seperti halnya masa jahiliyah saya di dunia maya  silam.

Santai dan nikmati saja setiap kata demi kata yang dirangkai dalam tulisan orang lain. Anggap semua itu sebagai hidangan yang mereka sajikan atas kunjungan kita. Jika ada menu captcha atau moderasi di dalamnya cobalah maklumi jika semua itu bukan bermaksud untuk mempersulit kita. Ibaratkan saja sebagai ritual sebelum menyantap hidangan, macam cuci tangan, berdoa dan lain sebagainya.

Dulur blogger, semoga saja kita tidak terjebak untuk selalu menghebohkan masalah captcha. Sebuah masalah non teknis dan sepele yang bisa memicu budaya rasan-rasan diantara kita dan  juga terkesan menyalahkan bahkan  memarjinalkan para blogger pemakai captcha. Lebih bijaksana tentunya jika kita mencoba bertanya pada diri masing-masing tentang kadar keikhlasan kita saat membaca tulisan orang ketika blogwalking.

Nah andai saja blog saya saat ini menggunakan captcha, kira-kira anda masih mau membaca tuntas dan berkomentar enggak di dalamnya?. Hmmm saya rasa hanya kejujuran anda yang bisa menjawabnya. Bagi saya anda berhak menentukan sikap terhadap semua tulisan saya. Mau berkomentar, Alhamdulillah.. Monggo njenengan kerso. Kalau gak mau, Masya ALLAH kok sampean tego yo hahahaha.