Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Kamis, 23 Agustus 2012

Pesona Gadis Molek


Bukan Blogcamp kiranya jika tak bisa membuat sesuatu yang unik dan sensasional di dunia maya. Setelah tempo hari para blogger sempat mengernyitkan dahi gara-gara "kedipan misteri". Beberapa hari kemarin lagi-lagi Blogcamp membuat ranah blogsphere menjadi gonjang-ganjing oleh kemunculan si gadis molek. Situasi blogsphere yang sepi karena arus mudik pun tiba-tiba menjadi heboh. Yah, ribut dan saling mempertanyakan misteri 12 angka yang dipunyai gadis molek tersebut.

Awalnya saya kurang begitu memperhatikan kuis ini. Perkara mengotak-atik angka bagi saya adalah sesuatu yang sukar untuk dikerjakan. Yah, matematika dan segala tetek bengeknya tak ubahnya semacam phobia bagi saya. Beberapa SMS dari dulur blogger sempat masuk ke ponsel saya. Intinya sama yaitu mempertanyakan jawaban dari kuis tersebut. Sebuah kondisi chaos yang akhirnya membuat saya ikut penasaran dan mencoba untuk memecahkan sebuah rahasia yang saat itu diperbincangkan orang-orang.

Investigasi saya lakukan dengan membaca artikel Pakde dengan seksama. "Gadis Molek", yah itulah kata kunci yang saya curigai sebagai petunjuk untuk menemukan jawabannya. Sempat pula saya mencurigai Niar dan teteh Nchie. Yah, imajinasi saya sudah mblarah sana-sini. Saya berpikir jika mereka berdua adalah bagian dari konspirasi. Saya mencurigai jika salah satu dari dua blogger aduhai itulah si gadis molek sebenarnya. Bak spionase yang mengintai targetnya, saya pun mengamati setiap gerak-gerik mereka berdua di dunia maya. Setiap kali mereka update status FB saya coba cermati isinya, dengan harapan menemukan petunjuk dari status-status FB mereka. Sayang, hasilnya nihil. Bukan petunjuk yang saya dapatkan, justru saya semakin mumet karena membuntuti mereka hahaha.

Lobi kanan kiri saya lakukan pula kepada mereka yang saya anggap tahu dari jawaban kuis tersebut. Kang Ibnu, mbak Susindra, mbak Lidya pun saya interogasi. Dari mereka saya pun mendapat petunjuk jika kunci jawabannya ada pada kata sandi Gadis Molek itu sendiri. Yaaa, kalau itu mah saya sudah tahu, tapi gadis moleknya terus diapain?, begitu pikir saya.

Akhirnya eksperimen otak-atik angka  saya lakukan. Beberapa percobaan misscall nomer yang saya curigai pun saya kerjakan. Ada sebuah nomer yang sempat membuat saya kegirangan karena tembus saat ditelpon. Tapi sayang bukanlah suara Pakde yang saya dengar dari ujung telpon sana, tapi hanya sebuah suara lembut nona operator yang mengatakan jika nomer itu belum terpasang haha. Sebuah eksperimen gagal yang akhirnya memaksa saya untuk menutup laptop dan tidur mlungker di depannya.

Alhamdulillah, setelah bangun tidur serasa saya mendapat sebuah ilham dari jawaban misteri si gadis molek. Spontan saya pun berkomentar dalam batin. Sebuah komentar klasik dari orang yang baru saja lepas dari rasa penasaran. "Oalah cuma gini tok tah jawabane hehe". Yah saya lega karena telah berhasil menyibak tabir misteri 12 angka itu. Saya pun tertawa karena untuk menemukan jawaban itu tidaklah sesulit yang saya sangka. Tak butuh imajinasi terlalu membumbung tinggi. Hanya sedikit pemikiran sederhana dengan mencermati clue yang ada.

Itulah sedikit cerita tentang gadis molek yang telah mempesona saya. Sebuah perjuangan yang butuh dua piring ketupat lebaran, setengah bungkus Toppas, segelas kopi Jambi, dua jam tidur dan sebuah imajinasi sederhana dalam otak saya. Sebuah pelajaran jika konsentrasi, kejelian mengamati dan pemikiran sederhana adakalanya diperlukan untuk memecahkan persoalan yang ada.

Dulur blogger, seringkali di kehidupan nyata ide-ide brilian muncul lewat pemikiran sederhana. Contoh saja air putih yang dulu kita anggap biasa saja, siapa sangka sekarang justru menjadi sebuah industri raksasa. Yah, hanya butuh kejelian mengamati clue dan pemikiran sederhana hingga akhirnya muncullah air mineral yang sekarang tersedia di mana-mana. Namun kadangkala pula sebuah perkara yang seharusnya mudah untuk di selesaikan justru menjadi sulit karena polah manusia. Lihat saja para politikus di televisi yang suka obral imajinasi tinggi dalam memecahkan persoalan di negeri ini. Padahal sejatinya kita hanya butuh pemikiran sederhana saja dan memanfaatkan potensi yang ada dalam setiap permasalahan bangsa kita.

Terima kasih gadis molek, darimu kumendapat pelajaran jika sebenarnya jenius itu adalah seseorang yang sanggup mengubah sesuatu dari yang awalnya biasa menjadi luar biasa hanya dengan sebuah pemikiran yang sederhana. Ah, andai saja memburu Marpuah tak sesulit seperti halnya memburu nomer telponmu, mungkin saat ini sudah ada gadis molek nyata di sampingku. Mungkin saja aku juga perlu pemikiran sederhana. Ora mblarah berimajinasi tinggi agar keinginan bertemu dengan gadis molek sesungguhnya bisa segera terjadi. Tapi bisa enggak yo? Halagh... entahlah hahaha.


Note : selamat ultah buat Pakde, semoga sejahtera selalu bersama keluarga tercinta. Matur nuwun ya De, akhirnya keturutan juga memiliki buku "Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan".