Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Jumat, 15 Februari 2013

Kata Saya Ini Narsisis Artistik

Dari informasi yang saya dapatkan melalui sebuah forum, kata-kata Narsis itu berasal dari mitilogi Yunani. Tentang hikayat  seorang pemuda bernama Narsissus. Pemuda ini memiliki raut yang sangat tampan dan memiliki kebiasaan suka memuji diri sendiri. Selain tampan, Narcissus dikatakan memiliki hati yang tak mudah takluk oleh bujuk rayu para wanita. Berkali-kali para wanita menawarkan cinta buat dia, berkali-kali itu pula dia menolaknya. Hingga pada suatu ketika, seorang wanita bernama Echo mengutuknya saat cintanya ditolak oleh Narsissus. Dikisahkan akibat kutukan itu si Narsissus hanya memiliki rasa cinta pada bayangan dia sendiri di air kolam.

Menurut  psikologi definisi narsis itu adalah sebuah pola sifat dan perilaku yang dipenuhi obsesi dan hasrat pada diri sendiri untuk mengabaikan orang lain, egois, serta tidak memperdulikan orang lain dalam memenuhi kepuasan, dominasi, dan ambisinya sendiri. Atau kalau diringkas narsis itu over cuek alias ora ngurus.

Rasa narsis itu menurut saya perlu, sepanjang digunakan dengan porsi tak berlebihan.  Ketika seseorang mengalami krisis kepercayaan diri, mungkin saat itulah rasa narsis dibutuhkan. Sebaliknya jika digunakan dengan dosis berlebih, so pasti akan memberikan efek tak baik pada seseorang. Egoisme tingkat tinggi dan ujung-ujungnya akan membuat seseorang memiliki sifat tinggi hati.

--------

Nah, kali ini dapat undangan  Giveaway dari Una dengan tema Narsisis Artistik. Intinya kita disuruh memajang foto senarsis mungkin dan memiliki cita rasa seni menurut versi kita.

Sebenarnya beberapa hari ini saya merencanakan membuat sebuah foto unik untuk menyemarakkan gawe Una. Konsep foto saya rencananya akan berpose menunggang seekor kebo. Sebab, dengan tampang tak seberapa tampan sudah selayaknya jika foto saya meski didukung properti yang unik agar memiliki nilai artistik. Berhubung kebo disini sangat langka, yo wis terpaksa saya pajang aja foto-foto koleksi lama. Poko'e ora ngurus orang lain bilang foto tersebut tak memiliki nilai Narsisis Artistik. (sorot gambar untuk memperjelas)










Skenarionya sih ingin membuat foto levitasi ala Niar Ningrum. Tapi berhubung dibatasi pengetahuan soal dan alat pendukung foto levitasi, Jadi yo seperti ini hasilnya. Bukan foto melayang macam levitasi, tapi foto nyemplung dan nyungsep di kali.









Tidak ada yang istimewa dari foto di atas. Kecuali sedikit perlakuan efek black white dan properti berupa sepeda pancal pinjaman. Tapi eits jangan salah. Foto itu pernah jadi juara dua loh pada kontes foto di sebuah situs jejaring sosial. Ceritanya pernah saya posting di artikel "Poko'e Melu".
Entahlah, saya sendiri tak habis pikir kenapa juri malah memilih foto itu. Padahal foto bule-bule pesaing menurut saya sangat artistik dibanding foto itu. Nah, menurut anda dari sisi mana sih nilai artistik foto saya itu? Tampang modelnya yang tak seberapa tampan? Sepeda pancal pinjamannya? atau sendal jepitnya? hahaha.


Ini foto saya paling mahal ! sebab, untuk mencari latar belakang foto seperti itu harus bercapek-capek mendaki dulu "Atap Pulau Jawa" Mahameru. Posenya sih klasik, cuma gambar orang dengan style two fingers yang kuno. Tapi, latar belakang ledakan vulkanisnya itu loh yang membuat Una aja ngiri :p.

Nah kalau foto yang terakhir ini foto bonus aja. Sebenarnya itu foto unpublish alias tidak boleh dikonsumsi oleh calon-calon Marpuah. Iso mati aku rek pasarane hahaha.

 "Postingan ini dipartisipasikan di Narsisis-Artistik Giveaway."