Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Selasa, 30 Juli 2013

Bodrex, Menyulap Kepala Nyut-nyut Menjadi Pyar-pyar

Sakit kepala, sepertinya menjadi hal yang sering saya alami ketika melakukan perjalanan wisata kopdar kemarin. Maklum, dalam waktu sekian hari saya harus melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lainnya. Gonta ganti angkutan dari Jember  menuju Solo, kemudian bergerak menuju Jakarta, Bandung, Bogor lalu melakukan kopdar terakhir di Surabaya, sungguh sebuah pengalaman yang tak hanya menyenangkan, tapi juga butuh stamina prima. Faktor kelelahan akibat melakukan perjalanan panjang itulah yang kadang menimbulkan sakit mendadak di kepala.

Jika sakit kepala itu mendadak datang, pertolongan pertama ala orang lama yang biasa saya lakukan. Secangkir kopi hangat untuk meredam nyut-nyut di kepala yang begitu hebat. Nah, setiba di Surabaya itulah nyut-nyut kembali melakukan agresinya. Bahkan kali ini justru semakin menjadi-jadi saja rasanya. Cerita ini terjadi setiba saya di tempat kost seorang teman. Akhirnya saya pun meminta tolong pada teman tadi. Memberinya selembar ribuan untuk membeli obat pereda sakit kepala yang saya rasa. Si teman lalu bertanya "obat opo mas?". Bodrex !,  singkat saya sambil mengurut kepala.

Kenapa saya pilih Bodrex? Jawabannya sederhana saja, sebab Bodrex menurut saya begitu familier bagi rakyat Indonesia. Sama halnya ketika kita menyebut air mineral, tentunya bayangan kita akan tertuju pada produk air mineral tertentu. Pun demikian saat menyebut sakit kepala, pastinya sebagian dari kita akan meyebut Bodrex sebagai solusinya. Yah, berpuluh tahun si mungil mujarab ini begitu setia menemani rakyat Indonesia berkarya tanpa ada halangan bernama sakit kepala. Bahkan saking akrabnya dengan masyarakat Indonesia, Bodrex pun membuat sebuah progam bernama "Bodrex Reaksi Cepat". Sebuah progam kepedulian sosial yang juga turut membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam seperti Merapi kemarin.

Beberapa menit kemudian teman saya datang. Saya sempat kaget sebab si teman ternyata tak membeli Bodrex sesuai nominal duit yang saya berikan. Ya, si teman justru membeli satu kotak Bodrex buat saya. "Emang kamu pikir saya mau ngemut permen?", begitu ledek saya. Si teman cuma tersenyum dan mengatakan jika obat itu buat cadangan dan jaga-jaga jika nanti sakit kepala menyerang saya lagi.

Tanpa bas-basi segera saya minum Bodrex tadi. Berharap agar pasukan Paracetamol dan zat-zat ampuh lainnya bisa mengatasi teror yang ada di kepala saya. Dan hasilnya, mujarab ! Tanpa harus menunggu lama saya bisa merasakan efeknya. Tanpa harus lebih dulu makan, ternyata Bodrex mampu mengatasi sakit kepala yang saya rasa. Ibarat seorang penyulap dengan simsalabimnya bisa menyulap kepala nyut-nyut menjadi pyar-pyar.

Beberapa hari kemudian, saya pun kembali melakukan rutinitas seperti biasa. Menjadi seorang satpam dunia maya alias penjaga warnet. Malam itu, di tiga perempat rutinitas yang saya jalani kembali teror itu terjadi. Ya, nyut-nyut kembali melakukan aksinya. Dasar apes, karena sudah menjelang tengah malam jadi tiada satu pun toko atau warung terdekat yang saat itu tiba. Lebih apes lagi, secangkir kopi yang biasa saya jadikan alternatif pereda sakit kepala malam itu telah habis isinya. Hanya mampu melakukan sebuah perjuangan dengan cara menahan dan terus menahan sakit yang saya rasakan.

Syukurlah, saat itu saya teringat akan sesuatu. Ya, satu kotak Bodrex yang dulu diberi teman yang masih terselip di tas kecil yang biasa saya bawa saat kerja. Alhamdulillah, lagi-lagi Bodrex telah membantu meredakan sakit kepala di sela-sela saya berkarya.

Bodrex

Dulur blogger, itulah sedikit cerita antara saya, Bodrex dan sakit kepala. Jika saja ada diantara anda yang mungkin mengalami sakit kepala, saya tak sungkan-sungkan merekomendasikan Bodrex sebagai solusinya. Formula mujarabnya begitu cepat menjalankan reaksinya dalam meredam sakit kepala. Mungkin ada baiknya anda ketahui jenis sakit kepala yang anda rasa. Sebab, Bodrex juga membuat beberapa produk yang tentunya masing-masing akan jauh lebih efektif reaksinya sesuai sakit kepala yang anda derita. Sorot gambar dan temukan solusinya.

  • Sakit kepala umum



  • Sakit kepala sebelah / Migren



  • Sakit kepala mencengkeram


  • Nah, jika ada pertanyaan apakah saya masih menyimpan Bodrex dalam tas kecil saya? Hohoho, tentu saja. Bodrex masih menjadi andalan saya hingga hari ini. Bahkan saya pun telah membuat kotak obat khusus Bodrex di rumah maya ini. Saya takut jika saat melakukan atifitas blogwalking ada diantara anda yang tiba-tiba saja dilanda sakit kepala begitu mendadak. Enak kan? Ora usah tuku di warung atau toko. Cukup buka blog saya lalu ambil deh Bodrexnya hehehe. Baca bismillah, lalu minum Bodrexnya. Setelah itu biarkan formula ajaibnya menyulap nyut-nyut di kepala anda menjadi pyar-pyar seperti biasanya.

    Mohon Antri ! Bodrex di dalam kotak ini saya bagikan gratis, tapi ingat minumlah sesuai dosis
    BodrexBodrex... menyulap kepala nyut-nyut menjadi pyar-pyar