Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Selasa, 16 Juli 2013

Candu itu Bernama Wisata Kopdar

“Kullu kalam addu’a”

Pun demikian dalam aktifitas ngeblog kita. Segala sesuatu yang kita tuliskan senantiasalah mengarah kebaikan. Demikian halnya ketika membaca sebuah tulisan, kebaikan hendaklah diutamakan saat kita mengomentarinya. Sebab bisa jadi kelak salah satu komentar atau tulisan itu akan menjadi sebuah kenyataan.

Saya yakin selain membuat buku, sesuatu yang didamba seorang blogger itu adalah kopdar. Kopdar bisa menjadi semacam candu. Sensasinya serasa bertemu artis pujaan saja. Itulah yang saya rasakan saat melakukan aktifitas kopdar. Bersahabat tanpa sekat. Tiada senioritas yang harus diperjelas. Semua setara dan sama, tapi masih tetap menjunjung unggah-ungguh antara tua dan muda.  Andai saya tak ngeblog mungkin si tukang sapu tak pernah bisa bersahabat dengan jenderal bintang satu. Tak pernah pula bisa bertemu dengan orang-orang yang selama ini hanya bisa ditatap melalui layar mini. Itulah salah satu sisi unik nan ajaib menjadi seorang blogger.

Dulu, saya hanya bisa gigit jari manakala membaca tulisan orang-orang yang bercerita tentang kopdarnya. Hanya mampu larut dalam tawa canda mereka. Selebihnya  cuma bisa mengomentari sekaligus berharap suatu saat  bisa hadir diantara mereka. Dan ajaib, komentar itu seakan menjadi doa yang terkabulkan. Ya, hampir di semua tulisan kopdar yang saya komentari, ternyata  keturutan pula bertemu penulisnya.

Wisata Kopdar, bagi saya adalah perjalanan yang begitu sensasional dan tak bisa dilupakan. Sebuah kebahagiaan tersendiri karena bisa berbagi tawa dengan orang-orang yang sebelumnya hanya bisa ditemui di dunia maya. Mie Janda tak lagi maya, karena saya pernah merasakan kelezatannya. Bertemu dengan emak online Bunda Yati dan Bunda Lyli bukan lagi sebatas mimpi. Pun demikian saat bertemu dulur-dulur blogger lainnya. Bunda Lahfy, Tante Monda, mbak Iyha, Una, Idah Ceris, Kakaakin, mbak Melly, kang Ade, mbakyu Nchie, mbak Alaikah, Bu Dey, Pakde Cholik, Kang Yayat, Cak Insan dan dulur-dulur blogger lainnya. Sungguh pertemuan itu serasa candu yang tak lekang dimakan waktu.

Tak hanya yang tua, yang kecil pun memberi kenangan bahagia di hati saya. Yah, Ucle Lozz merasa senang karena untuk sejenak bisa bermain dengan beberapa keponakan-keponakan mereka. Begitu dekat menatap senyum polos bersahabat mereka. Membajak Osar dari gendongan emaknya. Berpose ria bareng Bella dengan topi karetnya. Menjadi teman bermain untuk Fauzan dan Olive, ah sungguh kenangan itu bak candu yang membuat sakau untuk mengulangnya.
Dulur blogger, matur nuwun untuk semua kenangan indah di wisata kopdar kemarin. Semoga suatu hari nanti bisa kita ulang kenangan indah itu. Berbagi tawa bareng seperti dulu  lagi. Mungkin hanya slide video ini sebagai tanda matur nuwun saya. Sebuah lagu tanda cinta buat anda semua. Sebagai kenangan jika kita pernah berbagi tawa canda di dunia nyata.

Doakan saja si dia benar-benar Marpuah. Sebab, mungkin itu bisa menjadi salah satu cara untuk bersua anda kembali. Yah, semacam bulan madu dengan melakukan wisata kopdar seperti sebelumnya hahaha. Tapi, jika saja takdir tiada pernah mempertemukan kita, teruslah saja menulis sebagai obat rindu diantara kita. Yah, teruslah menulis tentang kisah kita yang manis. Teruslah berbagi dan katakan pada dunia jika persahabatan blogger itu indah adanya.





close
cbox

Cerita ini menyemarakkan giveaway Ika Koentjoro's blog dan Lies Hadie's Blog 
"Indahnya Persahabatan Blogger."