Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Minggu, 15 September 2013

Satu Pohon 'tuk Investasi Amal Jariyahmu


Dulu saat menjadi seorang penikmat buku tebal, teori Dale Carnegie sempat membuat saya terpikat. Teori tentang cara kita berinteraksi sosial. Kiat-kiat agar disuka banyak orang. Teori yang disebut-sebut hebat, karena dianggap bisa membuat seseorang akan memiliki jumlah teman yang begitu pesat.

Namun, setelah dipikir-pikir teori-teori itu menurut saya pada dasarnya sudah diajarkan dalam agama saya. Tak hanya sebatas memberi atensi lewat apa yang orang lain minati. Memasang daun telinga ketika orang lain berbicara. Atau memamerkan sebaris gigi sebagai tanda ramah kita pada setiap manusia. Tapi jauh lebih sempurna dari itu semua, bahkan berlipat-lipat dahsyatnya. Teori itu bernama ASSALAMU'ALAIKUM. Yang menurut saya jauh lebih hebat dan more influence dari teori ala Dale Carnegie dan motivator kehidupan sosial manapun di dunia.

Setelah mengenal dunia pencinta alam, saya pun mengenal teori konservasi. Tentang cara manusia dalam melestarikan alam sekitar. Yang salah satu sendinya bernama reboisasi.   Lagi-lagi saya ingat sesuatu jika dalam agama saya reboisasi sudah diajarkan dengan begitu indahnya. Yah, ribuan tahun yang silam ketika orang-orang belum mengenal istilah keren bernama reboisasi. Sang Jawami'ul Kalim sudah menganjurkan lewat update statusnya.

Tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kemudian tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia ataupun binatang ternak, melainkan hal itu sudah termasuk sedekah darinya.

Itulah makna reboisasi menurut Rasul. Tak hanya sebatas ungkapan kasih sayang kita pada alam raya, tapi juga bernilai ibadah. Yang pahalanya insya Allah selama pohon yang kita tanam itu ada, tiada pernah tuntas sekalipun pulsa usia kita telah lunas.

Menanam pohon mengajarkan kita akan nilai kasih sayang pada makhluk Tuhan lainnya. Sebab dengan menanam pohon berarti kita turut memberi ruang bermain bagi satwa kecil macam burung di sekitar kita. Menanam pohon juga akan menjadikan kita seorang yang kaya. Yah, seorang kaya yang memiliki pabrik produsen oksigen segar bagi paru-paru kita.

Dulur blogger, ramai-ramai yuk tanam pohon di sekitar kita. Menjadi seorang investor dengan modal murah meriah yang saat di akhirat nanti bisa menjadi berkah. Tak harus beribu jika kita tak mampu. Tak harus melalui gerakan jika itu hanya ucapan. Tapi mulailah dari kanan kiri rumah kita. Yah, setidaknya ada satu pohon yang kita tanam sebelum mata kita benar-benar terpejam. Salam Lestari !