Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Rabu, 21 Mei 2014

Pengumuman Pemenang Lomba Review Novel Sang Patriot


Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Illahi. Akhirnya usai sudah penjurian lomba review novel Sang Patriot. Saya, Masbro Hakim dan Zuhanna Apikecil mewakili mbak Irma Devita beserta keluarga besar Moech. Sroedji menghaturkan ribuan terima kasih kepada semua kontestan yang berpartisipasi di gelaran ini. Matur nuwun pula untuk Anda semua, para sedulur blogger di Blogcamp, KEB dan Warung Blogger. Juga para Facebooker yang dengan jempol-jempol manisnya membuat gelaran ini semakin berwarna.

Sebanyak 59 peserta telah berpartisipasi di gelaran ini. Tulisan-tulisan jujur yang tentu saja saran beserta kritiknya menjadi masukan bagi mbak Irma sebagai penulis novelnya.

"Giveaway untuk kebahagiaan", sepakat dengan yang dikatakan Masbro dalam tulisannya kemarin. Jika kontes atau giveaway bukan soal kalah atau menang. Bagi saya menang atau tidak menang yang penting hati senang. Pun demikian gelaran kontes review ini, sejatinya bukanlah ajang untuk mencari seorang jawara, tapi untuk membangkitkan rasa nasionalis dan semangat patriotisme kita agar kian menggelora.

Nah, sekarang waktunya mengumumkan tiga peserta yang beruntung mendapatkan tali asih lomba review novel Sang Patriot. Apapun hasilnya nanti semuanya adalah pemenang, dan setiap tulisan yang berlaga itulah tulisannya sang jawara.


Pengumuman Pemenang Lomba Review Novel Sang Patriot

21 Mei 2014

- CSS copyright © stu nicholls -




Seolah-olah Letkol Moch. Sroedji sedang berkata, "Tidak ada satu bangsa yang cukup baik untuk memerintah bangsa lain. Tidak Portugis, tidak Inggris, tidak Belanda, tidak Jepang, tidak Amerika, tidak pula negara apapun. Indonesia harus merdeka dan mandiri mengatur dirinya sendiri."


- Moch. Sroedji -





Atas nama keluarga besar alm letkol Moch. Sroedji sebagai sohibul kontes mengucapkan terima kasih yang tulus atas peran dan partisipasi sahabat-sahabat blogger yang sudah bersusah payah menuliskan review Sang patriot. Semoga melalui tulisan-tulisan Anda semua dapat memotivasi pembaca untuk membangkitkan rasa nasionalis dan selalu bangga menjadi bangsa Indonesia."
- Irma Devita -



Para sahabat blogger, mewakili kawan-kawan yang lain, juga penulis novel, saya haturkan terima kasih. Saya mengerti, niatan sedulur semua adalah tidak sedang berkompetisi, melainkan untuk menyemarakkan acara ini. Menukil istilah Hanna, "Giveaway untuk kebahagiaan," maka seperti itulah adanya. Sekali lagi, terima kasih. Mohon maaf atas segala kekurangan.
Salam Merdeka!
- RZ Hakim -




Sang patriot bagi saya adalah sosok yang mampu menyembuhkan luka. Sosok yang pasti membuat kita selalu terbangun lagi tak peduli seberapa banyaknya kita terjatuh. Mereka adalah sosok-sosok yang membuat kita selalu belajar, bertahan dan memperjuangkan hidup dengan jujur serta ikhlas. Mereka adalah pelangi yang datang seusai badai.
- Zuhanna Api Kecil -




Menjadi seorang pejabat? Patriot itu ada jika tulus mengabdi untuk rakyat. Menjadi seorang dokter? Patriot itu ada ketika melayani pasien tanpa birokrasi yang muter-muter. Patriot dalam polisi adalah ketika mengharamkan apapun segala bentuk pungli. Seremeh apapun pekerjaannya, itulah medan pertempuran kita dan Anda sang patriotnya.
- Lozz Akbar -



Winny Widyawati




Pemenang 3

BB CDMA 88330 SMARTFREN

Dalam paceklik pemisalan dan gersang keteladanan bangsa ini, novel Sang Patriot hadir sebagai oase bagi generasi yang dahaga, merindukan sosok-sosok inspiratif yang seakan hanya berada di negeri antah berantah. Seolah hanya ada dalam film-film superhero belaka.

Melalui novel ini pembaca dapat meraup banyak sekali informasi sejarah yang mungkin pernah diperoleh di bangku sekolah namun dalam keadaan telah disajikan secara apik sehingga nyaman untuk dibaca. - Winny Widyawati -




Nurman




Pemenang 2

PIXCOM ANDROTAB CORE ECO 2

Terlepas dari segala kelebihan dan kekurangan, novel ini sangat patut mendapatkan tempat di rak buku pribadi anda. Kesederhanaan dalam goresan pena Irma Devita dapat membuat para pembaca mendalami kisah sejarah yang dituturkan. Tak hanya sekadar menyaksikan rekaman sejarah tapi jauh memaknai setiap keputusan-keputusan masing pejuang dalam mempertaruhkan nyawa mereka. Irma Devita terbilang berhasil menghadirkan Sang Patriot kembali dalam era yang terbilang lupa akan nilai nasionalisme akibat terlalu tenggelam dalam liberalisme dan egoisme. Sang Patriot ialah sumbangan yang berisi bagi masa kini.
- Nurman -



Febrie G. Setiaputra




Pemenang 1

TABLET LENOVO A-1000

Ya, novel ini masih memiliki kekurangan. Tetapi bukan berarti novel ini tidak menarik dan tak penting dibaca. Kekurangan-kekurangan itu tak sampai mengganggu keutuhan kisah apalagi mengurangi keterpukauan pembacanya. Seperti kata Arief Budiwidayanto, “Novel yang bagus. Alurnya yang lancar membuat orang ingin terus membaca. … Salut! Jempol buat Irma.” Pujian itu sungguh tak berlebihan.
- Febrie G. Setiaputra-