Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Jumat, 31 Oktober 2014

Apa itu Fanpage?


Mohon maaf sebelumnya bagi Anda yang sedang mencari informasi tentang apa itu fanpage. Lebih lagi jika Anda sedang mencari artikel tips meningkatkan pengunjung di fanpage. Jelas Anda tak akan mendapatkan apa-apa dari artikel ini.  Sebab, tulisan ini hanya berisi tentang uneg-uneg saya, akan sebuah fenomena tempat nongkrong ngetrend baru di dunia maya bernama fanpage.

Menurut Google translate versi ngawur, istilah fanpage itu terdiri dari dua kata. Fan yang artinya kipas, serta Page yang memiliki arti halaman. Yang jika dijabarkan menggunakan metode "kerepedewe", lebih kurang fanpage itu memiliki arti sebagai halaman tempat berkumpulnya berbagai macam karakter dan polah banyak orang, tapi masih mampu memberi suasana adem serta guyub bagi orang yang mengunjunginya.

Fanpage tak jua berfungsi sebagai ruang etalase untuk menawarkan sebuah produk berupa jasa dan barang. Tapi, menjadi media yang ampuh pula untuk memasarkan branding seseorang. Saya kira semua sah-sah saja dilakukan. Tak harus menjadi seorang tokoh atau artis ternama. Siapa saja boleh membuat fanpage pribadinya.

Apapun yang ditawarkan, saya rasa sebuah fanpage harus bisa berfungsi melayani. Jika yang ditawarkan berupa jasa atau barang, seyogyanya empunya fanpage harus mau melayani pengunjungnya dengan sepenuh hati. Ramah serta rendah hati saat menjawab setap pertanyaan serta keluhan dari pelanggan. Memberikan informasi yang benar serta jujur pada setiap jasa dan barang yang dia tawarkan. Serta tak ingkar janji jika telah terjadi kesepakatan antara dia dan pelanggan.

Pun demikian jika yang ditawarkan itu adalah branding diri. Sebuah fanpage harus bisa  pula melayani, mengayomi serta mampu memberi kipasan berupa energi positif bagi para pengunjungnya. Bukan justru sebaliknya, memberi dampak berupa hawa panas berupa marah, menghujat, memaki serta membenci.

Fanpage menjadi tempat bertemunya seorang penggemar dan sang idola. Yah, tempat para penggemar untuk menikmati setiap hidangan berupa tulisan serta status-status yang terhidang. Lalu terjadilah semacam reaksi dan interaksi pengunjung ketika menyantapnya. Ada yang sepaham ada pula yang menentang. Ada yang mengangguk tanda setuju, namun ada pula yang menganggap semua itu keliru. Bahkan kadang keteduhan sebuah fanpage mendadak panas sebab hujat, caci serta ungkap benci para pengunjungnya. Jadi, panas atau dingin sebuah fanpage, semua itu tergantung dari tukang kipasnya.

Dulur blogger, saat sekarang ini fanpage itu ibarat sebuah pasar. Tempatnya kulakan para tengkulak status di dunia maya. Lalu mengecernya dengan membagikan hidangan tulisan serta status itu dari rumah satu ke rumah lainnya. Semoga saja kita tak menjadi seorang yang pemurah ketika membagi setiap status fanpage di dunia maya. Jangan sampai kita menjadi martir branding seseorang melalui fanpagenya. Silakan kagum, tapi jangan anggap mereka layaknya dewa. Silakan berbagi statusnya, tapi berpikirlah terlebih dulu ketika hendak melakukannya. Sebab, kita tak pernah benar-benar tahu akan siapa dan apa kepentingan di balik status-status fanpagenya.

Lantas bagaimana cara kita di Facebook untuk menemukan sebuah halaman yang benar-benar fanpage? Saya rasa caranya gampang saja. Hawa apa yang Anda rasakan ketika selesai mengunjungi sebuah fanpage? Itu saja jawabannya. Jika hawa panas yang terasa. Lalu menggerakkan Anda untuk nyinyir, memaki, menghujat serta membenci seseorang atau pihak tertentu. Hmmm, saya rasa itu bukanlah fanpage. Tapi, FANRAGE !

gambar : www.bloggerenciado.com