Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Selasa, 25 November 2014

Ojo Medit Ilmu Olehe Nemu


Saya merasa beruntung sebab ketika pertama kali mengenal dunia maya bisa berkenalan dulu dengan Friendster. Jejaring sosial yang telah bubar tersebut sedikit banyak telah mengajari saya  dasar-dasar dalam dunia blogging. Ya, dulu FS memperbolehkan para penggunanya untuk mengotak-atik sendiri tampilan jejaring pribadinya. Secara tidak langsung saya pun bisa berkenalan pula dengan HTML dan segala pernak-perniknya. Pengetahuan baru yang di kemudian hari berguna bagi kehidupan saya sebagai seorang blogger.

Kini bisa dikatakan saya sudah mulai bisa mengotak-atik template blog sendiri. Meski tak bisa dipungkiri kemampuan saya cuma rata-rata. Ya, saya masih belum mampu mencipta template sendiri. Kemampuan saya hanya sebatas memodifikasi template jadi dengan sesuka hati. Latar belakang ilmu yang didapat dari "jalanan" membuat saya kadang tak bisa memberi penjelasan ketika diberi pertanyaan. Semua mengalir begitu saja. Cuma mengandalkan naluri, selebihnya cuma kreatifitas diri.

Alhamdulilah, saya bersyukur "ilmu nemu" yang saya dapat dari jalanan tersebut ternyata kadang bermanfaat juga buat orang-orang. Seringkali saya diminta bantuan dulur-dulur blogger lainnya, khususnya emak-emak yang memiliki sedikit masalah dengan tampilan blognya. Faktor-faktor teknis dalam ngeblog yang mungkin terlihat remeh, tapi bisa membuat bingung para pemula. Itulah curhat yang biasanya terdengar ketika mereka meminta bantuan saya.

Pernah di suatu ketika seorang emak meminta bantuan saya. Si emak meminta tolong merombak total tampilan blognya sesuka hati saya. Dengan senang hati saya sanggupi, kendati ada sedikit rasa tak enak hati. Ya, si emak tiba-tiba saja mempertanyakan soal biaya pembuatan blognya. Saya pun menjawab jika tak  sepeser pun meminta bayaran untuk ongkos rias tampilan blognya. Justru saya merasa bersyukur, sebab diberi kesempatan untuk kembali belajar lewat permintaan bantuan tersebut. Asal dua syarat harus dipenuhi sebagai imbalan kerjaan saya, yaitu mau mengisi blog tersebut dan percaya ! Ya, harus percaya sebab saya meminta email dan  passwordnya, itu saja.

Saya merasa jika ilmu nemu itu tak layak untuk saya jual. Apalagi untuk sebuah pekerjaan yang tidak terlalu sulit dan senggang untuk dilakukan. Mungkin inilah yang harus saya lakukan sebagai seorang pencari ilmu di jalanan. Dulu memungut ilmu itu di jalanan, dan sekarang giliran saya untuk membagikan ke siapa saja yang membutuhkannya.

Sebab itulah akhirnya saya pun membuat blog Bengkelozz yang berisi seputar pengetahuan teknis non penulisan dalam ngeblog. Tidak, blog itu bukanlah blog tips atau trik blogspot tingkat tinggi. Bagi saya Bengkelozz itu semacam note tempat  menyimpan remah-remah pengetahuan yang saya temukan di jalanan. Sebagai media pengingat agar saya tak lupa dengan njlimetnya angka serta kode pemanis tampilan blogspot. Selebihnya  agar blog tersebut bisa dibaca dan membantu siapa saja, khususnya bagi mereka yang baru saja mengenal dunia blogging.

Dulur blogger, 25 Nopember hari ini bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Semoga saja semangat dan pengabdian para guru tertular juga pada kita semua. Menjadi seorang "guru" yang suka mengajari siapa saja dengan senang hati. Sesuai dengan filosofi kita sebagai seorang blogger, jika hidup itu untuk berbagi. Ya, berbagi tidak akan membuat diri kita rugi. Dengan mengajari itu berarti akan mengasah diri kita menjadi seorang yang ahli. Mengajar akan membuat kita akan terus belajar. Mengulang-ulang pengetahuan yang sudah kita tahu hingga menjadi sangat tahu. Mengajari itu juga akan membuat kita semakin kaya ilmu. Sebab ketika mengajari sebuah ilmu kadangkala kita pun menemukan ilmu-ilmu baru. Tanpa di duga, dan itulah bonus buat kita.

Monggo bagi Anda yang mungkin punya sedikit permasalahan dengan pernak-pernik blognya, dengan senang hati saya siap membantu semampunya. Jika mampu dan senggang, insya Allah saya bantu dengan senang. Jika tak mampu, jangan marah. Sebab saya bukanlah mastah. Itu tanda jika waktunya kita saling belajar bersama-sama.  Yah, belajar bersama-sama untuk menemukan segala macam ilmu pengetahuan. Lalu membaginya kembali untuk siapa saja yang ingin pula memiliki. Sebab, sejatinya saya, Anda dan kita semua adalah guru. Kita semua adalah penebar remah-remah ilmu di muka bumi ini. Yah, remah-remah setitik ilmu  dari Sang Pemilik Ilmu.

sumber gambar : school-clipart.com