Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Selasa, 22 Desember 2015

Ojo Kagetan


Beberapa minggu yang lalu Google memberi saya curat cinta. Mengabarkan jika salah satu blog saya dilarang memajang iklan mereka. Saya tidak kaget, sebab jauh sebelumnya  pernah pula menerima surat dari mereka . Isinya juga sama. Tentang pemutusan hubungan cinta secara sepihak. Essip dilarang untuk berpacaran dengan iklan.

Awalnya saya ingin mengajukan banding. Namun beberapa teman menyarankan untuk mengabaikan saja. Kata mereka Google seringkali aneh ketika memutuskan sebuah kebijakan. Blog yang jelas nyata-nyata copas kadang dibiarkan memasang iklan dengan bebas. Sebaliknya blog dengan tulisan murni dari pemikiran sendiri justru malah dikebiri. Ya mau gimana lagi, saya menyadari sedang berhadapan dengan raksasa dunia maya dari Amerika. Sebuah negara dengan peringkat pertama dalam hal "sak karepe dewe" di dunia.

Kesulitan dalam sebuah usaha di dunia maya itu adalah hal yang biasa. Resiko banned, sulit index di mesin pencarian, turunnya trafik kunjungan, hingga berkurangnya hasil klik iklan itu bisa terjadi pada siapa saja. Namun terkadang muncul pula kejutan-kejutan tak terduga dari dunia maya.

Dulu ketika masih hangat-hangatnya ngeblog, Essip pernah mendapat kejutan tak terduga. Google mengganjar 4 bintang  untuk sebuah blog yang isinya dominan dengan catatan harian. Apalagi kala itu saya masih belum mengenal tentang monetasi. Hanya menulis, menulis dan BW, itu saja yang saya lakukan.

Saya tidak kaget dan anggap sedang beruntung saja.  Peringkat itu cuma soal hitung-hitungan mesin buatan manusia. Mungkin saja tepat, namun kadang pula tak akurat. Nah, sekarang Essip sedikit-sedikit sudah mengenal monetasi, tapi justru peringkatnya nyungsep ke angka dua. Bisa saja abadi sebab Google sudah tak memberi nilai raport lagi. Saya juga tak kaget, sebab sekuat apapun sebuah usaha tetap saja nasib yang akan menentukannya.

Kadang kejutan-kejutan itu muncul pula tanpa terduga. Pernah di suatu masa saya merasakan betapa mudahnya memulung recehan di dunia maya. Memanfaatkan sebuah celah kekurangan di mesin pencarian dengan sedikit perlakuan. Ya, cuma butuh sedikit kreasi. Setelahnya saya cuma duduk di depan kompi sembari ngopi. Mengamati hilir mudik pengunjung blog dari berbagai negeri. Sebuah kondisi yang membuat celengan dunia maya saya menjadi sedikit gemuk dengan seketika. Namun saya tidak kaget. Saya anggap cuma beruntung saja  bisa mempecundangi raksasa dunia maya dan itu bisa juga dilakukan siapa saja.

Sekarang si raksasa sudah mengetahui celah kekurangannya. Menutupnya rapat-rapat agar tak kembali saya pecundangi. Saya juga tidak kaget, sebab di dunia ini tiada sesuatu yang abadi.

Beberapa hari yang lalu ada sebuah peristiwa yang saya alami. Kali ini saya kaget, sebab ini pengalaman pertama bagi saya setelah sekian lama menjadi penggiat dunia maya. Seseorang telah nyelonong ke area pribadi saya tanpa permisi. Sukses membobol beberapa email pribadi. Menjahili beberapa akun PPC yang saya punyai. Termasuk pula paypal, celengan hasil memulung saya di dunia maya.

Saya kaget dan merenung, kenapa di saat pelik seperti ini masih saja ada kesulitan yang saya temui. Saya kaget tapi beberapa jam saja. Setelahnya saya lakukan klaim otoritas kepemilikan ke pihak paypal. Lalu tidur, pasrah saja menunggu hasilnya. Jika uang itu benar-benar membawa keberkahan, pasti akan kembali ke tangan. Begitu pikir saya.

Alhamdulillah, setelah saya bangun ternyata uang recehan saya utuh kembali ke asalnya.

Dulur blogger, kejutan-kejutan senantiasa terjadi dalam kehidupan kita. Pahit dan manis datang silih berganti, begitu seterusnya. Bukan, bukan berarti Sang Maha Penguji sedang mempermain-mainkan hati. Mungkin ini hanya sebuah cara agar hati kita senantiasa merasa. Agar tak mudah kaget dengan kejutan apapun yang nanti akan kita terima.

Semoga saja kita  bisa terus belajar untuk menjadi orang yang tidak mudah kaget. Menyikapi semua kejutan-kejutan kehidupan dengan senantiasa bersyukur kepada Sang Maha Pemberi Kado Kehidupan. Ketika rejeki atau prestasi sedang menanjak tinggi kita tidak berlebih kaget hingga lupa diri. Ya, lena dengan membusungkan dada atas keberhasilan kita. Padahal sejatinya semua kesuksesan itu bisa kita terima sebab belas kasihNya.

Pun demikian ketika keberuntungan masih terasa sulit teraih tangan. Silakan saja kaget, tapi sebentar saja. Tunggu saja setelahnya insya Allah muncul kejutan manis yang tak terduga. Yah, sebuah kejutan layaknya Miss Filipina yang tak pernah menyangka jika mahkota juara akan nangkring di atas kepalanya.

gambar : st-takla.org