Monggo Pinarak..!

Lozz Akbar

Blog seorang pencinta alam di sebuah kota kecil bernama Jember

Tempat Nongkrong

Kirim Email

Senin, 24 Oktober 2016

Nulis Lagi Ah....



Alhamdulillah, setelah sekian lama akhirnya bisa ngopi bareng Pakde Cholik lagi. Salah satu di antara banyak blogger yang bertahan mbarengi saya berkarya sejak dulu hingga detik ini.

Lazimnya kodpar blogger lainnya, obrolan kami masih seputar dunia blog dengan segala pernak-perniknya. Namun tidak sedang bicara soal DA, PA, nona Alexa, link tughel, adsense, juga soal Page Rank yang sudah tidak penting lagi nilainya.

Yah, kami cuma sedang bernostalgia sembari menikmati legit bergelas-gelas kopi. Mengabsen satu persatu teman-teman lama kami. Advertiyha, Jumialely, pak Mars, Bunda Lily, Kang Achoey, bli Putu Sudayasa, om Aldy M. Aripin, Mama Ina, miss Orin, sam Insan Robbani, Bunda Mahesh, Yunda Hamazah, kang Pakies, Emak Elje, Bunda Lahfy, uni Fitray, bang Isro Machfudin, dan banyak lagi dulur blogger yang sekarang nyaris tak terindeks lagi di linimasa kami.

Di satu sisi kami juga berbincang seputar fenomena blogger sekarang. Sejatinya kami turut merasa senang. Blogger sekarang bisa hidup makmur, sebab tawaran job makin lama makin menjamur. Meski mungkin saja ada beberapa hal yang mulai berubah di antara kami. Namun kami yakin blogger Indonesia tidak akan pernah lupa dengan tagline pakemnya.

"ngeblog itu untuk berbagi".

Intinya, malam tadi kami sedang rindu saja. Kata orang, kami sedang CLBK, Cinta Lama Blogger Kembali. Yah, kangen dengan budaya todong menodong PR Award. Rindu dengan aneka giveaway nan ceria. Di mana tidak ada pemenang apalagi pecundang di antara kami, sebab semua peserta sejatinya dialah sang juara.

Rindu dengan semangat dan antusias di antara kami. Tentang ketulusan bahu membahu ketika membikin gawe, kendati kegiatan itu nyaris ora ono duite. Kami pun rindu dengan tulisan emak-emak yang jujur tentang huru-hara mereka ketika berjibaku dengan asap dapur. Juga tentang entang tulisan mereka yang sederhana akan kisah anak-anaknya. Yah, cuma tulisan sederhana dan mudah untuk dicerna, sebab tak perlu lagi untuk membahasnya hingga berhari-hari di situs jejaring pribadi.

Ah, cuma kopdar empat mata, namun istimewa. Obrolan hangat yang membuat lupa hingga tengah malam telah lewat. Jadi, diskusi ngalor ngidul ala perguruan Udut Sakti harus segera diakhiri. Kendati masih menyisakan pertanyaan juga peer bagi kami hingga detik ini.

"Kok hape canggih Pakde ora iso digawe nyanyi Smule?"


Jombang, 24 Oktober 2016